Beranda > Artikel > KENALI DIRI ANAK DIDIK KITA

KENALI DIRI ANAK DIDIK KITA

Dalam beberapa waktu belakangan ini dunia pendidikan kita disuguhi berita-berita yang mencoreng nama baik korps Oemar Bakri, mulai dari tindakan pemukulan, penamparan, bahkan sampai tindakan pelecehan seksual.

Pertanyaannya, mengapa sampai terjadi berbagai tindakan tidak terpuji dari beberapa oknum guru tersebut ?

Banyak sekali jawaban dan asumsi yang dikemukakan oleh berbagai kalangan dari yang mengaku dirinya ahli, pemerhati bahkan sampai orang yang awam seakalipun. Ternyata dari semua yang dikemukakan itu bermuara pada perlunya sorang guru memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta perannya sebagai serang pendidik yang sekaligus juga sebagai agen perubahan. Untuk itu seorang guru harus mampu menempatkan dirinya dengan muridnya sedemikian rupa sehingga tercipta hubungan yang harmonis.

Untuk menjaga hubungan personal yang baik dan harmonis  antara guru dan murid, maka guru perlu memiliki empati, perhatian dan kasih saying kepada murid sehingga perlakuan guru terhadap murid dapat diterima oleh murid dengan ketulusan hati dan rasa senang. Untuk itu guru perlu menyadari akan kebutuhan siswa secara hakiki, yang dapat didasarkan pada teori hierarki kebutuhan dari Maslow yang membagi kebutuhan manusia ke dalam lima tingkatan, yaitu :

  1. Kebutuhan fisik ( lapar, haus, istirahat)
  2. Kebutuhan akan rasa aman (terlindung dan terbebas dari rasa takut dan kecemasan)
  3. Kebutuhan mencintai dan dicintai (dalam keluarga, sekolah dan teman sebaya)
  4. Kebutuhan harga diri (dihargai, tidak dipermalukan dan sebagainya)
  5. Kebutuhan mengaktualisasikan dan mengembangkan bakat, usaha mencapai keberhasilan dalam bidang pengetahuan, sosial, pertumbuhan pribadi.

Dengan menerapkan azas kebutuhan manusia dalam mengelola pembelajaran secara konsisten maka akan terbangun suasana pembelajaran yang kondusif sehingga siswa dapat belajar dengan rasa nyaman, optimisme yang tinggi, saling menghargai, dan berkompetisi secara sehat untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik.

Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik maka guru harus mencari dan mengenal informasi tentang diri pribadi siswa agar dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam membimbing siswa sesuai dengan latar belakang dan sifat yang dimiliki siswa.

Aspek-aspek yang harus diketahui dari anak didik kita (S. Nasution)  sebagai berikut ;

  1. Keterangan pribadi anak, nama orang tua atau wali, tanggal masuk sekolah
  2. Kepandaian : angka raport, hasil-hasil tes dantinggal kelas
  3. Kesehatan : penyakit, cacat badan, dan kebiasaan hidup serta perkembangan berat, tinggi badan dan sebagainya
  4. Keadaan rumah, pekerjaan bapak, ibu, jumlah adik kakak, suku bangsa, orang tua, tingkat pendidikan orang tua, agama orang tua, ada tidaknya ibu/bapak titi, suasana rumah dan sebagainya
  5. Riwayat sekolah : kerajinan sekolah, kemangkiran sekolah, hukuman yang diperolah, hadiah dan pujian
  6. Kesanggupan istimewa, hobi
  7. Sifat-sifat pribadi(watak), suka bergaul, pendian, jujur, dan sebagainya
  8. Cita-cita di kemudian hari

Dengan mengetahui berbagai informasi tentang pribadi siswa seperti diuraikan di atas maka niscaya guru akan mampu menghadapi berbagai persoalan dan melaksanakan bimbingan dengan baik.

Dari berbagai sumber

Kategori:Artikel Tag:,
  1. 4 Agustus 2013 pukul 14:21

    Post writing is also a excitement, if you know
    after that you can write if not it is difficult to write.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: